Liputan77news.com|| Sampang– Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyerahkan secara simbolis dokumen bantuan air bersih dan paket sembako kepada Bupati Sampang Slamet Junaidi untuk diteruskan kepada perwakilan penerima manfaat di lapangan terbuka Desa Kedungdung, Kecamatan Kedungdung, Kabupaten Sampang, guna menangani dampak krisis bencana kekeringan yang melanda wilayah setempat. Kamis (17/9/2026)
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menjelaskan bahwa kehadiran Pemprov Jatim di Kabupaten Sampang bertujuan untuk memperkuat serta melapisi intervensi pemenuhan kebutuhan air bersih yang telah dilakukan oleh pemerintah kabupaten setempat.
Baca juga: Khofifah Serahkan Bantuan Air Bersih untuk Warga Sampang, Sumur Bor hingga Embung Disiapkan
"Jadi kehadiran Pemprov ini sifatnya mensubstitusi komplementaritas, menguatkan, melapisi dari yang sudah dilakukan oleh Kabupaten Kota. Nah setiap titik yang saya datang biasanya selain ada support air bersih juga ada sembako, makanya kita juga berbagi sembako," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Khofifah juga memaparkan situasi penanganan jangka panjang melalui pemetaan titik-titik potensial pembuatan sumur bor yang berkolaborasi dengan program skala besar TNI di Pulau Madura.
"Sebetulnya ini kan sedang ada pemetaan skala besar ya TNI sepulau Madura, itu sebetulnya untuk bisa diidentifikasi dibor dengan kedalaman tertentu itu juga harus dimaksimalkan," ungkapnya.
Baca juga: Tim SAR Gabungan Temukan Lansia Hilang di Jrengik Sampang dalam Kondisi Meninggal Dunia
Gubernur menambahkan bahwa upaya penarikan air dari sumber terdekat yang terdeteksi berdebit cukup juga menjadi opsi konkret, mengingat jaringan perpipaan hingga belasan kilometer telah sukses diterapkan di beberapa daerah terdampak lainnya.
"Sumber air cukup itu bisa ditarik sampai 17 kilometer, kita sudah pernah melakukan itu di banyak tempat yang terdeteksi," tegasnya.
Penyerahan bantuan yang disaksikan oleh jajaran pejabat daerah dan relawan kebencanaan tersebut diakhiri dengan komitmen Pemprov Jatim dan Pemkab Sampang untuk terus melakukan asesmen teknis terkait potensi pembangunan embung atau waduk sebagai solusi permanen krisis air di Sampang.
Red
Editor : Redaksi