<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
            xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
            xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
            xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
            xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
            xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"><channel>
                <title>LIPUTAN 77</title>
                <atom:link href="https://liputan77.com/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
                <link>https://liputan77.com/</link>
                <description>Update Informasi berita peristiwa terkini daerah Jawa Timur dan sekitarnya</description>
                <lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 15:17:00 +0700</lastBuildDate>
                <language>id-ID</language>
                <generator>https://liputan77.com/</generator>
                <image>
                    <url>https://liputan77.com/po-content/uploads/logo/logo.png</url>
                    <title>LIPUTAN 77</title>
                    <link>https://liputan77.com/</link>
                </image><item>
                    <title><![CDATA[Sinergi Kemenimipas-Polri Diperkuat, Karutan Surabaya Temui Kapolresta Sidoarjo]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-100-sinergi-kemenimipas-polri-diperkuat-karutan-surabaya-temui-kapolresta-sidoarjo</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-100-sinergi-kemenimipas-polri-diperkuat-karutan-surabaya-temui-kapolresta-sidoarjo</guid>
                    <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 15:17:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Liputan77.com // Sidoarjo - Jajaran pemasyarakatan di wilayah Surabaya dan Sidoarjo memperkuat barisan pengamanan dan koordinasi lintas instansi. Kepala Rumah]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">Liputan77.com // Sidoarjo - </strong><span style="font-size: 1.1rem;">Jajaran pemasyarakatan di wilayah Surabaya dan Sidoarjo memperkuat barisan pengamanan dan koordinasi lintas instansi. Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya bersama sejumlah kepala unit pelaksana teknis (UPT) pemasyarakatan setempat mendatangi Markas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Sidoarjo untuk memantapkan sinergi penegakan hukum, Rabu (28/10).</span></p>
<p>Kedatangan rombongan pimpinan UPT pemasyarakatan tersebut disambut langsung oleh Kapolresta Sidoarjo, AKBP Bobby Adimas Chandra Putra. Pertemuan ini turut dihadiri oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Sidoarjo, Kepala Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas I Surabaya, serta Kepala Rutan Perempuan Kelas IIA Surabaya.</p>
<p>Kepala Rutan Kelas I Surabaya, Tristiantoro Adi Wibowo, melalui keterangan tertulisnya menyampaikan bahwa langkah ini merupakan wujud komitmen bersama dalam merajut kerja sama yang solid antaraparat penegak hukum (APH). Menurutnya, koordinasi berkala menjadi kunci utama untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban di lingkungan pemasyarakatan.</p>
<p>"Pertemuan ini tidak sekadar mempererat silaturahmi kelembagaan, tetapi juga menjadi sarana strategis menyamakan langkah dalam menjaga stabilitas keamanan, pencegahan gangguan kamtib, serta kelancaran tugas pemasyarakatan di lapangan," ujarnya.</p>
<p>Melalui sinergi yang terbangun antara Polresta Sidoarjo dan jajaran pemasyarakatan wilayah Surabaya-Sidoarjo, diharapkan tercipta lingkungan rutan dan lapas yang senantiasa kondusif, aman, serta akuntabel dalam menjalankan fungsi pembinaan maupun pengamanan warga binaan.</p>
<p>Red</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/1001215064.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Sinergi Kemenimipas-Polri Diperkuat, Karutan Surabaya Temui Kapolresta Sidoarjo]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Panen 70 Kg Lele, Lapas Kelas I Madiun Dukung Ketahanan Pangan Dapur Bersahaja]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-99-panen-70-kg-lele-lapas-kelas-i-madiun-dukung-ketahanan-pangan-dapur-bersahaja</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-99-panen-70-kg-lele-lapas-kelas-i-madiun-dukung-ketahanan-pangan-dapur-bersahaja</guid>
                    <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 15:14:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[LIPUTAN77.COM // MADIUN, Info_Pas – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif dan m]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">LIPUTAN77.COM // MADIUN, </strong><span style="font-size: 1.1rem;">Info_Pas &ndash; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus mengembangkan program pembinaan kemandirian yang produktif dan memberikan manfaat nyata. Melalui kegiatan budidaya perikanan di area Brandgang Ecopark, Lapas Kelas I Madiun berhasil memanen 70 kilogram ikan lele pada Kamis (29/10/2026). Hasil panen tersebut akan dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan bahan pangan Dapur Bersahaja Lapas Kelas I Madiun.</span></p>
<p>Kegiatan panen diikuti oleh Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Nurma Yuliati, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (Ka KPLP), Andri Setiawan, Kepala Seksi Bimbingan Kerja, Denny Septa, jajaran staf Bimbingan Kerja, serta warga binaan yang mengikuti program pembinaan kemandirian di bidang perikanan.</p>
<p>Panen ini menjadi salah satu wujud pemanfaatan sarana pembinaan yang tidak hanya berorientasi pada pengembangan keterampilan warga binaan, tetapi juga menghasilkan produk pangan yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan di dalam lapas. Dengan demikian, kegiatan kerja produktif turut berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pelaksanaan pembinaan kemandirian.</p>
<p>Kepala Bidang Kegiatan Kerja, Nurma Yuliati, menyampaikan bahwa hasil panen tersebut menunjukkan manfaat konkret dari program pembinaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan.</p>
<p>&ldquo;Panen lele sebanyak 70 kilogram ini menjadi salah satu bukti bahwa program pembinaan kemandirian dapat memberikan hasil yang nyata. Hasilnya tidak hanya mendukung kebutuhan pangan Dapur Bersahaja, tetapi juga menjadi sarana bagi warga binaan untuk belajar, mengembangkan keterampilan, dan membangun rasa tanggung jawab. Kami berharap kegiatan ini terus berkembang dan memberikan manfaat secara berkelanjutan,&rdquo; ujar Nurma Yuliati.</p>
<p>Dalam proses budidaya, warga binaan terlibat langsung mulai dari pemeliharaan ikan hingga pelaksanaan panen. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari pembinaan berbasis praktik yang memberikan pengalaman kerja, melatih kedisiplinan, serta menumbuhkan tanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan.</p>
<p>Salah satu warga binaan berinisial DM mengungkapkan rasa senangnya karena dapat terlibat langsung dalam kegiatan budidaya hingga menghasilkan panen yang bermanfaat.</p>
<p>&ldquo;Saya merasa senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan budidaya lele hingga panen seperti ini. Dari kegiatan ini, saya belajar bagaimana merawat ikan, bekerja sama, dan bertanggung jawab terhadap pekerjaan yang dilakukan. Harapannya, keterampilan yang saya dapatkan di sini bisa menjadi bekal ketika nanti kembali ke masyarakat,&rdquo; ungkap DM.</p>
<p>Bagi Lapas Kelas I Madiun, hasil panen tersebut tidak sekadar menjadi capaian produksi, tetapi juga mencerminkan keterhubungan antara pembinaan warga binaan dan pemanfaatan hasil kegiatan kerja. Warga binaan memperoleh keterampilan dan pengalaman, sementara hasil budidaya dapat dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan pangan di lingkungan lapas.</p>
<p>Melalui pengembangan budidaya perikanan dan berbagai kegiatan kerja produktif lainnya, Lapas Kelas I Madiun berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi sarana pembinaan, membekali warga binaan dengan keterampilan yang bermanfaat, serta mendukung kemandirian pangan. Upaya ini menjadi bagian dari pelaksanaan pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan, tetapi juga menghasilkan manfaat nyata dan berkelanjutan.</p>
<p>Red</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/1001214789.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Panen 70 Kg Lele, Lapas Kelas I Madiun Dukung Ketahanan Pangan Dapur Bersahaja]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Akademisi Internasional Kunjungi Lapas Madiun, Pelajari Pembinaan dan Kemandirian Warga Binaan]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-98-akademisi-internasional-kunjungi-lapas-madiun-pelajari-pembinaan-dan-kemandirian-warga-binaan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-98-akademisi-internasional-kunjungi-lapas-madiun-pelajari-pembinaan-dan-kemandirian-warga-binaan</guid>
                    <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 15:10:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[LIPUTAN77 .COM // MADIUN, Info_PAS – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus membuka ruang edukasi dan pertukaran pengetahuan untuk memperluas p]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">LIPUTAN77 .COM // MADIUN, </strong><span style="font-size: 1.1rem;">Info_PAS &ndash; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun terus membuka ruang edukasi dan pertukaran pengetahuan untuk memperluas pemahaman masyarakat mengenai pelaksanaan sistem pemasyarakatan. Upaya tersebut diwujudkan melalui penerimaan kunjungan akademik dosen dan mahasiswa College of Criminology, Nueva Ecija University of Science and Technology (NEUST) Philippines bersama Fakultas Hukum Universitas PGRI Madiun (UNIPMA), Rabu (28/10/2026).</span></p>
<p>Rombongan yang berjumlah 20 orang tersebut terdiri atas dosen dan mahasiswa dari kedua institusi, termasuk Dekan Fakultas Hukum UNIPMA, Dr. Siska Diana Sari, S.H., M.H., serta dosen dari College of Criminology NEUST Philippines. Kedatangan rombongan disambut oleh jajaran Lapas Kelas I Madiun yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, Tutut Jemi S.</p>
<p>Melalui kunjungan ini, Lapas Kelas I Madiun memperkenalkan pelaksanaan tugas dan fungsi pemasyarakatan sekaligus memberikan gambaran langsung mengenai program pembinaan yang dijalankan bagi warga binaan. Para peserta diajak meninjau sejumlah area, termasuk bidang kegiatan kerja dan Brandgang Ecopark, untuk melihat pemanfaatan fasilitas dalam mendukung pembinaan kemandirian.</p>
<p>Dalam peninjauan tersebut, rombongan memperoleh wawasan mengenai berbagai kegiatan produktif yang dirancang untuk membekali warga binaan dengan keterampilan, pengalaman kerja, dan nilai-nilai kemandirian. Program pembinaan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Madiun dalam mempersiapkan warga binaan agar mampu mengembangkan potensi diri dan kembali berperan positif di tengah masyarakat setelah menyelesaikan masa pidana.</p>
<p>Kepala Bagian Tata Usaha Lapas Kelas I Madiun, Tutut Jemi S., menyampaikan bahwa kunjungan akademik tersebut menjadi kesempatan untuk memperkenalkan pendekatan pembinaan yang diterapkan di lingkungan pemasyarakatan kepada kalangan akademisi, termasuk dari luar negeri.</p>
<p>&ldquo;Melalui kunjungan ini, kami berharap para dosen dan mahasiswa dapat melihat secara langsung bahwa pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pidana, tetapi juga tentang pembinaan, pemberdayaan, dan persiapan warga binaan agar mampu kembali ke masyarakat dengan bekal keterampilan serta sikap yang lebih baik,&rdquo; ungkap Tutut Jemi.</p>
<p>Sementara itu, Dekan Fakultas Hukum UNIPMA, Dr. Siska Diana Sari, S.H., M.H., menyampaikan bahwa kunjungan tersebut memberikan kesempatan kepada dosen dan mahasiswa untuk memperkaya pengalaman akademik melalui pengamatan langsung terhadap praktik pemasyarakatan.</p>
<p>&ldquo;Kunjungan akademik ini memberikan ruang bagi dosen dan mahasiswa untuk menghubungkan pengetahuan yang diperoleh di lingkungan pendidikan dengan praktik di lapangan. Kami berharap pengalaman ini dapat memperluas perspektif mengenai sistem pemasyarakatan sekaligus membuka peluang penguatan kerja sama akademik dan kelembagaan ke depannya,&rdquo; tutur Siska.</p>
<p>Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya Lapas Kelas I Madiun dalam membangun keterbukaan informasi serta memperkuat hubungan dengan dunia pendidikan. Interaksi langsung antara peserta kunjungan dan lingkungan pembinaan diharapkan dapat memperluas perspektif akademik mengenai peran pemasyarakatan dalam proses perubahan perilaku, pengembangan keterampilan, dan persiapan reintegrasi sosial warga binaan.</p>
<p>Melalui penerimaan kunjungan akademik ini, Lapas Kelas I Madiun terus berkomitmen menghadirkan pembinaan yang humanis, produktif, dan berorientasi pada masa depan warga binaan. Sejalan dengan semangat tersebut, pemasyarakatan hadir untuk memanusiakan manusia dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>Red</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/1001214384.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Akademisi Internasional Kunjungi Lapas Madiun, Pelajari Pembinaan dan Kemandirian Warga Binaan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Pendidikan dan Kesehatan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Awal Perubahan, Lapas Kelas I Madiun Siapkan Pembinaan Lanjutan bagi Narapidana Terorisme]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-97-awal-perubahan-lapas-kelas-i-madiun-siapkan-pembinaan-lanjutan-bagi-narapidana-terorisme</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-97-awal-perubahan-lapas-kelas-i-madiun-siapkan-pembinaan-lanjutan-bagi-narapidana-terorisme</guid>
                    <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 15:06:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[LIPUTAN77.COM // MADIUN, Info_Pas – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menerima satu narapidana tindak pidana terorisme pada Kamis (29/10/2026). P]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">LIPUTAN77.COM // MADIUN,</strong><span style="font-size: 1.1rem;"> Info_Pas &ndash; Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Madiun menerima satu narapidana tindak pidana terorisme pada Kamis (29/10/2026). Penerimaan ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pemasyarakatan dalam memastikan proses penempatan narapidana berjalan sesuai prosedur, sekaligus melanjutkan tahapan pembinaan secara terarah dan berkelanjutan.</span></p>
<p>Narapidana tersebut dipindahkan dari Cabang Rumah Tahanan Negara Mako Brimob Cikeas ke Lapas Kelas I Madiun melalui koordinasi antarinstansi yang melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.</p>
<p>Dalam pelaksanaannya, jajaran Lapas Kelas I Madiun melalui Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) dan bagian Registrasi memastikan seluruh tahapan penerimaan berjalan tertib, aman, dan sesuai ketentuan. Petugas KPLP melaksanakan fungsi pengamanan, sementara bagian Registrasi melakukan pemeriksaan kelengkapan administrasi serta pencatatan penerimaan sebagai bagian dari tertib administrasi pemasyarakatan.</p>
<p>Kepala KPLP Lapas Kelas I Madiun, Andri Setiawan, menegaskan bahwa kesiapsiagaan petugas dan koordinasi antarbagian menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran proses penerimaan narapidana.</p>
<p>&ldquo;Penerimaan ini kami laksanakan dengan mengedepankan prosedur, keamanan, dan ketertiban. Kami memastikan setiap tahapan berjalan secara tertib melalui koordinasi antara jajaran KPLP dan bagian Registrasi. Selanjutnya, Lapas Kelas I Madiun berkomitmen melaksanakan pembinaan secara profesional dan berkelanjutan sesuai ketentuan yang berlaku. Kami berharap proses pembinaan ini dapat menjadi bagian dari upaya mendorong perubahan perilaku, menumbuhkan kesadaran, serta mempersiapkan narapidana untuk kembali ke tengah masyarakat dengan lebih baik,&rdquo; ujarnya.</p>
<p>Setelah proses penerimaan selesai, narapidana tersebut akan mengikuti tahapan pembinaan lanjutan sesuai ketentuan dan program yang berlaku di Lapas Kelas I Madiun. Pelaksanaan pembinaan diarahkan untuk mendorong perubahan perilaku, membangun kesadaran, serta mengembangkan sikap yang mendukung proses reintegrasi sosial.</p>
<p>Bagi Lapas Kelas I Madiun, penerimaan narapidana bukan sekadar proses pemindahan dan pencatatan administrasi, melainkan juga bagian dari tanggung jawab untuk memastikan keberlanjutan pelaksanaan pembinaan. Kesiapan petugas, ketertiban administrasi, serta pelaksanaan pengamanan menjadi unsur penting dalam mendukung proses tersebut.</p>
<p>Melalui penerimaan ini, Lapas Kelas I Madiun menegaskan komitmennya untuk menjalankan fungsi pengamanan dan pembinaan secara profesional, terukur, dan bertanggung jawab. Dengan mengedepankan pendekatan yang sesuai ketentuan, pemasyarakatan diharapkan dapat menjadi bagian dari proses perubahan menuju kehidupan yang lebih baik serta mempersiapkan narapidana untuk kembali ke tengah masyarakat.</p>
<p>Red</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/1001214743.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Awal Perubahan, Lapas Kelas I Madiun Siapkan Pembinaan Lanjutan bagi Narapidana Terorisme]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini, 64 Siswa SMPIT Al-Irsyad Kunjungi Lapas Narkotika Pamekasan]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-96-tanamkan-kesadaran-hukum-sejak-dini-64-siswa-smpit-al-irsyad-kunjungi-lapas-narkotika-pamekasan</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-96-tanamkan-kesadaran-hukum-sejak-dini-64-siswa-smpit-al-irsyad-kunjungi-lapas-narkotika-pamekasan</guid>
                    <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 15:03:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[LIPUTAN77.COM // PAMEKASAN – Dalam upaya menanamkan kesadaran hukum dan membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) N]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">LIPUTAN77.COM // PAMEKASAN</strong><span style="font-size: 1.1rem;"> &ndash; Dalam upaya menanamkan kesadaran hukum dan membentuk karakter generasi muda yang berintegritas, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas IIA Pamekasan menerima kunjungan edukasi dari SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah pada Rabu (28/10/2026) pukul 08.30 WIB. Kegiatan yang diikuti oleh 64 siswa beserta sejumlah guru pendamping ini merupakan bagian dari program outing class tahunan yang secara rutin dilaksanakan dengan mengunjungi berbagai instansi.</span></p>
<p>Mengusung tema &ldquo;Remaja Berkarakter, Sadar Hukum dan Berani Menolak Narkoba&rdquo;, kegiatan ini bertujuan memberikan pengalaman belajar secara langsung kepada para siswa mengenai pentingnya kesadaran hukum, bahaya penyalahgunaan narkoba, serta peran lembaga pemasyarakatan dalam melaksanakan pembinaan terhadap warga binaan.</p>
<p>Rombongan disambut langsung oleh Kepala Subbagian Tata Usaha, Samsul Muarif, yang mewakili Kepala Lapas Narkotika Pamekasan, Kusnan, bertempat di Aula Sahardjo. Kegiatan diawali dengan pengantar dari Nur Afni Maulina, S.Pd., selaku penanggung jawab rombongan, yang menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan edukasi tersebut.</p>
<p>Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan dari Samsul Muarif. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas kunjungan SMPIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah serta menekankan pentingnya memberikan pemahaman kepada generasi muda tentang hukum dan bahaya narkoba sejak dini.</p>
<p>&ldquo;Melalui kegiatan ini, kami berharap para siswa dapat memperoleh wawasan baru mengenai kehidupan di dalam lapas, sekaligus memahami bahwa pemasyarakatan bukan sekadar tempat menjalani pidana, tetapi juga tempat pelaksanaan pembinaan agar warga binaan dapat memperbaiki diri dan mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat. Kami juga berharap para siswa semakin sadar hukum, mampu menjauhi narkoba, dan berani mengambil keputusan yang positif bagi masa depan mereka,&rdquo; ungkap Samsul Muarif.</p>
<p>Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi edukasi oleh Kaur Kepegawaian, Mada. Materi tersebut menjadi bekal awal bagi para siswa untuk memahami lingkungan pemasyarakatan, pentingnya menaati aturan, serta membangun sikap bertanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p>Usai menerima materi, para siswa diajak berkeliling untuk melihat secara langsung berbagai program pembinaan yang diselenggarakan di Lapas Narkotika Pamekasan. Mereka mengunjungi program pembinaan kemandirian di bidang peternakan ayam petelur dan pertanian, melihat berbagai hasil karya warga binaan, serta mengenal layanan pangkas rambut dan klinik lapas.</p>
<p>Rombongan juga berkesempatan meninjau dapur sehat Lapas Narkotika Pamekasan untuk melihat secara langsung pengelolaan penyediaan makanan bagi warga binaan. Pengalaman semakin menarik ketika para siswa mengunjungi kegiatan produksi roti &ldquo;Karna L&rsquo;Suka&rdquo;, salah satu produk unggulan hasil pembinaan kemandirian di Lapas Narkotika Pamekasan. Tidak hanya menyaksikan proses produksinya, para siswa juga berkesempatan mencicipi langsung roti tersebut.</p>
<p>Melalui rangkaian kunjungan ini, para siswa mendapatkan gambaran nyata mengenai berbagai kegiatan pembinaan yang berlangsung di dalam lapas. Pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan mereka sekaligus mengubah pandangan yang selama ini mungkin terbentuk dari stigma negatif terhadap lembaga pemasyarakatan.</p>
<p>Nur Afni Maulina, S.Pd., selaku penanggung jawab rombongan, menyampaikan bahwa kunjungan ini menjadi pengalaman belajar yang berharga bagi para siswa karena mereka dapat melihat secara langsung penerapan pembinaan di lingkungan pemasyarakatan.</p>
<p>&ldquo;Kami sangat mengapresiasi sambutan dan kesempatan yang diberikan oleh Lapas Narkotika Pamekasan. Kegiatan outing class ini bukan hanya menjadi sarana belajar di luar kelas, tetapi juga memberikan pengalaman nyata kepada siswa tentang kesadaran hukum, bahaya narkoba, dan pentingnya menghargai setiap proses perubahan seseorang. Kami berharap apa yang mereka lihat dan pelajari hari ini dapat menjadi bekal untuk membentuk karakter yang lebih baik serta menjauhkan diri dari perilaku negatif,&rdquo; tutur Nur Afni Maulina.</p>
<p>Sepanjang kegiatan berlangsung, para siswa tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Mereka menyimak materi, mengamati berbagai kegiatan pembinaan, serta menunjukkan ketertarikan terhadap hasil karya dan produk yang dihasilkan oleh warga binaan. Kunjungan tersebut pun mendapat respons positif dari rombongan, yang terlihat senang dan puas dengan pengalaman edukasi yang diperoleh.</p>
<p>Kunjungan edukasi ini sekaligus menjadi sarana bagi Lapas Narkotika Pamekasan untuk memperkenalkan pelaksanaan fungsi pemasyarakatan kepada masyarakat, khususnya kalangan pelajar. Dengan melihat secara langsung berbagai program pembinaan, diharapkan tumbuh pemahaman bahwa setiap warga binaan memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan membangun masa depan yang lebih baik.</p>
<p>Melalui kegiatan ini, Lapas Narkotika Pamekasan terus berupaya mendukung edukasi kesadaran hukum sejak dini, memperkuat upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba, serta mendorong terbentuknya generasi muda yang berkarakter, bertanggung jawab, dan berani memilih masa depan tanpa narkoba.</p>
<p>Red</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/1001212635.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Tanamkan Kesadaran Hukum Sejak Dini, 64 Siswa SMPIT Al-Irsyad Kunjungi Lapas Narkotika Pamekasan]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Pendidikan dan Kesehatan]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Antrean BBM Madura Menyusut, Pengawas SPBU Beberkan Kondisi Terkini]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-95-antrean-bbm-madura-menyusut-pengawas-spbu-beberkan-kondisi-terkini</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-95-antrean-bbm-madura-menyusut-pengawas-spbu-beberkan-kondisi-terkini</guid>
                    <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 14:57:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Liputan77.com // Bangkalan, Penambahan pasokan bahan bakar minyak (BBM) mulai membawa perubahan pada kondisi antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">Liputan77.com // Bangkalan,</strong><span style="font-size: 1.1rem;"> Penambahan pasokan bahan bakar minyak (BBM) mulai membawa perubahan pada kondisi antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Pulau Madura, Jawa Timur. Berdasarkan keterangan resmi para pengawas SPBU pada Rabu (28/10/2026), antrean kendaraan di Bangkalan, Pamekasan, dan Sampang dilaporkan berangsur terkendali.</span></p>
<p>Perubahan tersebut disampaikan Pengawas SPBU 5469307 Pamekasan, Sutrisno. Dia menyebut jumlah kendaraan yang mengantre di luar SPBU kini tersisa sekitar 15 unit, dibandingkan sebelumnya yang diperkirakan mencapai 50&ndash;70 kendaraan.</p>
<p>Sementara itu, SPBU 5369114 di Bangkalan melaporkan hampir tidak ada penumpukan kendaraan di dalam maupun di luar area pengisian. Adapun SPBU 5469209 di Sampang menyebut antrean mulai normal setelah adanya penambahan alokasi Pertalite dan Biosolar dari PT Pertamina.</p>
<p>Ketiga laporan tersebut memberikan gambaran perkembangan pelayanan BBM di tiga titik Madura.</p>
<p>*Pamekasan: Antrean Berkurang hingga 75 Persen*</p>
<p>Sutrisno, Pengawas SPBU 5469307 Pamekasan, mengatakan penambahan pasokan BBM berdampak pada berkurangnya antrean kendaraan di luar area SPBU.</p>
<p>&ldquo;Kondisi SPBU 5469307 saat ini, setelah diadakannya penambahan pasokan BBM, kondisi antrean sudah banyak berkurang, kurang lebih berkurang sekitar 75%,&rdquo; ujar Sutrisno dalam keterangannya (28/10)</p>
<p>Dia merinci, jumlah kendaraan yang sebelumnya mengantre di luar SPBU mencapai puluhan unit. Kini, antrean tersebut menyusut menjadi sekitar 15 kendaraan.</p>
<p>&ldquo;Yang awalnya antrian di luar mencapai 50-70 kendaraan, sekarang kurang lebih sekitar 15 kendaraan saja,&rdquo; katanya.</p>
<p>Berdasarkan angka yang disampaikan Sutrisno, pengurangan antrean diperkirakan mencapai 35&ndash;55 kendaraan. Angka tersebut merupakan perkiraan berdasarkan pemantauan pengawas SPBU, bukan hasil penghitungan independen.</p>
<p>Meski antrean telah berkurang, Sutrisno tidak merinci besaran tambahan pasokan maupun jumlah kendaraan yang dilayani selama periode tersebut.</p>
<p>*Bangkalan: Hampir Tak Ada Penumpukan di Area SPBU*</p>
<p>Perbaikan kondisi juga dilaporkan S. Aryo Utomo, Pengawas SPBU 5369114 di Jalan Raya Suramadu, Masaran, Kabupaten Bangkalan.</p>
<p>Dalam laporan kondisi SPBU pada pukul 18.00 WIB, Aryo menyatakan aktivitas pengisian BBM berlangsung normal. Kendaraan masih ramai, tetapi pelayanan berjalan teratur dan lancar.</p>
<p>&ldquo;Kondisi SPBU terpantau normal, ramai lancar dan pelayanan yang teratur,&rdquo; ujar Aryo.</p>
<p>Menurut dia, penambahan kuota pengiriman Biosolar turut membantu mengurai antrean dan mengurangi penumpukan kendaraan.</p>
<p>&ldquo;Bahkan setelah adanya penambahan kuota pengiriman BBM Biosolar saat membantu mengurai kemacetan, hampir tidak ada penumpukan kendaraan yang mengantri di dalam maupun di luar area SPBU,&rdquo; katanya.</p>
<p>Aryo tidak menyebutkan jumlah kendaraan yang datang maupun besaran penambahan kuota Biosolar. Namun, dalam laporannya, kondisi di SPBU tersebut dinilai telah terkendali.</p>
<p>*Sampang: Tambahan Pertalite dan Biosolar Bantu Kelancaran*</p>
<p>Sementara itu, Pengawas SPBU 5469209 Sampang, Amir Hayat, melaporkan antrean kendaraan di lokasi tugasnya mulai berangsur normal setelah adanya penambahan alokasi BBM.</p>
<p>Berbeda dengan laporan Bangkalan yang berfokus pada Biosolar, Amir menyebut tambahan alokasi di Sampang mencakup Pertalite dan Biosolar dari PT Pertamina.</p>
<p>&ldquo;Setelah minggu ini adanya penambahan alokasi baik Pertalite maupun Biosolar dari PT. Pertamina, kondisi antrean di SPBU mulai berangsur normal, lancar dan kondusif,&rdquo; kata Amir.</p>
<p>Dia berharap penambahan alokasi tersebut dapat berlanjut agar kondisi pelayanan tetap terjaga.</p>
<p>&ldquo;Semoga ini dapat berlanjut terus,&rdquo; tuturnya.</p>
<p>Amir tidak menyampaikan angka penurunan antrean ataupun jumlah kendaraan yang masih mengantre di SPBU Sampang. Karena itu, perkembangan di wilayah tersebut baru dapat digambarkan berdasarkan keterangan bahwa pelayanan mulai normal dan kondusif.</p>
<p>*Berikut Perbandingan Laporan Tiga SPBU di Madura*</p>
<p>Berdasarkan keterangan masing-masing pengawas per 28 Oktober 2026, berikut kondisi yang dilaporkan:</p>
<p>* Bangkalan &ndash; SPBU 5369114: Pelayanan normal dan ramai lancar; hampir tidak ada penumpukan kendaraan di dalam maupun di luar area SPBU.<br />* Pamekasan &ndash; SPBU 5469307: Antrean di luar SPBU turun dari sekitar 50&ndash;70 kendaraan menjadi sekitar 15 kendaraan, dengan penurunan yang diperkirakan mencapai 75 persen.<br />* Sampang &ndash; SPBU 5469209: Antrean mulai berangsur normal setelah penambahan alokasi Pertalite dan Biosolar.</p>
<p>Dari ketiga laporan tersebut, Pamekasan menjadi lokasi dengan angka perubahan antrean paling terperinci. Sementara di Bangkalan dan Sampang, pengawas menyampaikan kondisi pelayanan tanpa merinci jumlah kendaraan sebelum dan sesudah penambahan pasokan.</p>
<p>Laporan ini menunjukkan antrean mulai terkendali di tiga SPBU yang disebutkan. Namun, belum tersedia data gabungan seluruh SPBU untuk menyimpulkan besaran penurunan antrean di seluruh Pulau Madura.</p>
<p>Keberlanjutan pasokan dan kelancaran distribusi BBM menjadi hal penting agar perbaikan pelayanan dapat dipertahankan dan antrean kendaraan tidak kembali memanjang.</p>
<p>Red</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/1001215151.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Antrean BBM Madura Menyusut, Pengawas SPBU Beberkan Kondisi Terkini]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Soroti Penghentian Kasus yang Dinilai Janggal, Warga Surabaya Kirim Surat kepada Kapolrestabes]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-94-soroti-penghentian-kasus-yang-dinilai-janggal-warga-surabaya-kirim-surat-kepada-kapolrestabes</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-94-soroti-penghentian-kasus-yang-dinilai-janggal-warga-surabaya-kirim-surat-kepada-kapolrestabes</guid>
                    <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 13:07:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Liputan77. com // Surabaya, -
Demi mencari keadilan, seorang warga Surabaya bernama Abdullah mendatangi Mapolrestabes Surabaya dengan mengenakan kemeja]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">Liputan77. com // Surabaya</strong><span style="font-size: 1.1rem;">, -</span></p>
<p>Demi mencari keadilan, seorang warga Surabaya bernama Abdullah mendatangi Mapolrestabes Surabaya dengan mengenakan kemeja mencolok bertuliskan "KORBAN BEGAL PENYIDIK", Senin (27/10).&nbsp;</p>
<p>Abdullah membawa sejumlah dokumen untuk bersurat langsung kepada Kapolrestabes Surabaya guna mempertanyakan penghentian sepihak kasus hukum yang ia laporkan dua tahun lalu.</p>
<p><br />Kasus yang dilaporkan Abdullah pada Januari 2024 ini berkaitan dengan dugaan rekayasa identitas dan hilangnya 1.200 saham perusahaan yang dirintisnya sejak 2016. Namun, penyidikan dihentikan oleh pihak kepolisian dengan alasan demi hukum karena terlapor telah meninggal dunia. Alasan inilah yang ditolak keras oleh Abdullah karena ia mengetahui terlapor sebenarnya masih hidup.</p>
<p><br />"Saham 1.200 itu milik anak saya, Sultan. Tiba-tiba di akta 2020 hilang dan diganti nama lain. Laporan saya dihentikan dengan alasan terlapor meninggal, padahal orangnya masih hidup. Kami juga tidak pernah menerima surat ketetapan resmi," ungkap Abdullah kepada awak media.<br />Kejanggalan lain yang disoroti adalah adanya perbedaan nama terlapor dalam dokumen resmi perkara. Pada Tanda Bukti Lapor awal, nama yang dilaporkan adalah Anna Maria dkk.&nbsp;</p>
<p>Tragisnya, dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Penanganan Pengaduan Masyarakat (SP3M) per 10 Agustus 2026, kasus dinyatakan dihentikan karena pelaku bernama Agus Mulyana meninggal dunia.</p>
<p>Perbedaan identitas yang mencolok ini memperkuat dugaan Abdullah adanya manipulasi dalam penanganan perkaranya. Melalui surat penolakan ini, Abdullah berharap Kapolrestabes Surabaya memberikan transparansi dan kepastian hukum yang adil bagi masyarakat. Sementara itu, pihak Polrestabes Surabaya hingga saat ini belum memberikan konfirmasi atau keterangan resmi terkait aduan tersebut.&nbsp;</p>
<p>Red</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/1001211188.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Soroti Penghentian Kasus yang Dinilai Janggal, Warga Surabaya Kirim Surat kepada Kapolrestabes]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Aktivitas Sabung Ayam dan Judi Dadu di Sumberawan Disorot, Publik Menanti Ketegasan Aparat]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-93-aktivitas-sabung-ayam-dan-judi-dadu-di-sumberawan-disorot-publik-menanti-ketegasan-aparat</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-93-aktivitas-sabung-ayam-dan-judi-dadu-di-sumberawan-disorot-publik-menanti-ketegasan-aparat</guid>
                    <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 13:02:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[Liputan77.com // Malang — Dugaan aktivitas sabung ayam dan perjudian dadu atau yang dikenal dengan sebutan “jiki” di Desa Sumberawan, Kecamatan Singosari, Kabup]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>Liputan77.com // Malang</strong> &mdash; Dugaan aktivitas sabung ayam dan perjudian dadu atau yang dikenal dengan sebutan &ldquo;jiki&rdquo; di Desa Sumberawan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, menjadi perhatian serius. Informasi yang beredar menyebutkan, aktivitas tersebut diduga ramai dikunjungi sejumlah orang. Bahkan, muncul dugaan keterlibatan oknum anggota TNI dalam pengelolaannya, Rabu (28/10/2026).</p>
<p>Informasi tersebut perlu segera ditindaklanjuti oleh aparat penegak hukum dan instansi terkait. Namun, dugaan keterlibatan pihak tertentu harus tetap diverifikasi secara objektif agar tidak menimbulkan tuduhan tanpa dasar yang jelas.</p>
<p>Apabila dugaan praktik perjudian tersebut benar terjadi, aparat diharapkan tidak menutup mata. Penegakan hukum harus dilakukan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu, siapa pun pihak yang diduga terlibat.</p>
<p>Publik Pertanyakan Pengawasan</p>
<p>Ramainya dugaan aktivitas sabung ayam dan perjudian dadu tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan di wilayah Kecamatan Singosari, khususnya di Desa Sumberawan.</p>
<p>Masyarakat berhak mendapatkan kepastian hukum serta lingkungan yang aman dari aktivitas perjudian. Karena itu, Polres Malang, Polsek Singosari, serta aparat terkait diharapkan segera melakukan pengecekan langsung untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.</p>
<p>Jika ditemukan unsur tindak pidana, proses hukum harus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. Apabila terdapat dugaan keterlibatan oknum anggota TNI, institusi TNI melalui Polisi Militer juga diharapkan melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya.</p>
<p>Jangan sampai muncul persepsi di tengah masyarakat bahwa hukum hanya berlaku bagi masyarakat kecil, sementara pihak yang memiliki jabatan atau kewenangan justru tidak tersentuh penindakan.</p>
<p>Menunggu Klarifikasi Resmi</p>
<p>Hingga berita ini disusun, informasi mengenai dugaan aktivitas perjudian dan keterlibatan oknum anggota TNI tersebut masih memerlukan verifikasi serta klarifikasi resmi dari pihak-pihak terkait.</p>
<p>&nbsp;</p>
<p>Redaksi membuka ruang hak jawab dan klarifikasi bagi aparat kepolisian, institusi TNI, pemerintah desa, maupun pihak lain yang disebut dalam informasi ini demi menjaga keberimbangan pemberitaan.</p>
<p>Penegakan hukum yang tegas, transparan, dan berkeadilan menjadi harapan publik agar dugaan praktik perjudian di wilayah Sumberawan dapat ditangani secara serius sesuai hukum yang berlaku.&nbsp;</p>
<p>Red</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/1001211164.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Aktivitas Sabung Ayam dan Judi Dadu di Sumberawan Disorot, Publik Menanti Ketegasan Aparat]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Hukum dan Kriminal]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[BRI Dukung Edukasi Keamanan Transaksi Digital bagi Mahasiswa UNAIR]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-92-bri-dukung-edukasi-keamanan-transaksi-digital-bagi-mahasiswa-unair</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-92-bri-dukung-edukasi-keamanan-transaksi-digital-bagi-mahasiswa-unair</guid>
                    <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 08:35:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[SURABAYA – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan pelindungan konsumen di tengah p]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong>SURABAYA</strong> &ndash; PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan literasi dan pelindungan konsumen di tengah perkembangan transaksi keuangan digital. Melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) BRI Peduli, BRI mendukung kehadiran Gerai CERDAS PeKA di Universitas Airlangga (UNAIR), Surabaya, sebagai pusat edukasi dan konsultasi bagi masyarakat kampus.</p>
<p>Gerai CERDAS PeKA yang merupakan singkatan dari Cakrawala Edukasi dan Ruang Diskusi Aman untuk Semua Konsumen Indonesia &ndash; Peduli, Kenali, Adukan, diresmikan di Fakultas Ekonomi dan Bisnis UNAIR pada Jumat (2/10/2026).</p>
<p>Inisiatif tersebut menjadi bagian dari Gerakan Bersama Edukasi Pelindungan Konsumen (GEBER PK) yang diinisiasi Bank Indonesia melalui kolaborasi dengan UNAIR dan Perhimpunan Bank Nasional (PERBANAS), dengan dukungan BRI.</p>
<p>Peresmian gerai ini dihadiri Deputi Gubernur Bank Indonesia Filianingsih Hendarta, Ketua Bidang Hubungan Kelembagaan dan Komunikasi Ahmad Solichin Lutfiyanto, Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S., Senior Executive Vice President (SEVP) Institutional Business BRI Suyitno, serta Regional Chief Executive Officer (RCEO) BRI Region 12 Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra.</p>
<p>Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S. mengatakan, Gerai CERDAS PeKA tidak hanya berfungsi sebagai fasilitas edukasi, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk meningkatkan pemahaman mengenai keamanan dan risiko dalam ekosistem keuangan digital.</p>
<p>Menurut Dippo, perkembangan layanan keuangan digital perlu diimbangi dengan kemampuan masyarakat dalam memahami produk, menjaga data pribadi, serta mengenali langkah yang harus dilakukan ketika menghadapi persoalan transaksi.</p>
<p>"Bagi BRI, kehadiran Gerai CERDAS PeKA pada hari ini memiliki makna yang sangat penting. Bukan hanya karena kita meresmikan sebuah fasilitas baru, tetapi karena kita sedang membangun sebuah ruang belajar, ruang diskusi, sekaligus ruang perlindungan bagi generasi muda dalam menghadapi perkembangan ekosistem keuangan dan transaksi digital yang semakin dinamis," ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, mahasiswa sebagai kelompok masyarakat yang aktif memanfaatkan teknologi digital perlu memiliki pemahaman keuangan yang memadai. Kemampuan tersebut mencakup penggunaan pembayaran digital secara bijak, pengelolaan keuangan pribadi, hingga pemahaman terhadap risiko yang berpotensi muncul dalam transaksi elektronik.</p>
<p>Dengan bekal literasi yang baik, mahasiswa diharapkan mampu mengambil keputusan keuangan secara lebih cermat dan mengetahui cara memperoleh perlindungan ketika menghadapi permasalahan layanan keuangan.</p>
<p>Sementara itu, RCEO BRI Region 12 Surabaya Reza Syahrizal Setiaputra menjelaskan, Gerai CERDAS PeKA mengedepankan tiga pendekatan utama, yakni Peduli, Kenali, dan Adukan.</p>
<p>Pendekatan Peduli menitikberatkan pada peningkatan kesadaran konsumen dalam menjaga keamanan data pribadi dan transaksi. Selanjutnya, Kenali mendorong masyarakat memahami karakteristik produk dan layanan keuangan digital, termasuk risiko yang menyertainya.</p>
<p>Adapun pendekatan Adukan mengajak konsumen memahami haknya serta memanfaatkan kanal pengaduan yang tepat ketika mengalami kendala atau menemukan dugaan permasalahan dalam transaksi keuangan.</p>
<p>"Melalui pendekatan tersebut, gerai ini diharapkan menjadi ruang belajar yang dapat dimanfaatkan mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, pengelola kampus, dan organisasi kemahasiswaan. Berbagai kegiatan edukasi, diskusi, dan konsultasi dapat diarahkan untuk memperkuat pemahaman mengenai layanan keuangan, keamanan transaksi, serta hak dan kewajiban konsumen," kata Reza.</p>
<p>Ia menegaskan, kolaborasi antara regulator, industri perbankan, asosiasi, dan perguruan tinggi memiliki peran penting dalam memperluas jangkauan edukasi keuangan. Sinergi lintas sektor diperlukan agar masyarakat, khususnya generasi muda, semakin memahami cara menggunakan layanan keuangan secara aman dan bertanggung jawab.</p>
<p>"Kolaborasi ini mempertemukan regulator, industri perbankan, asosiasi, dan institusi pendidikan dalam satu tujuan yang sama: membangun generasi muda yang semakin cakap, kritis, aman, dan bertanggung jawab dalam menggunakan layanan keuangan digital," ujarnya.</p>
<p>Dukungan BRI melalui BRI Peduli terhadap Gerai CERDAS PeKA menjadi bagian dari upaya memperluas akses edukasi keuangan di lingkungan pendidikan. Keberadaan gerai ini diharapkan dapat dimanfaatkan sivitas akademika UNAIR untuk memperoleh informasi, berdiskusi, dan meningkatkan pemahaman terkait keamanan transaksi serta pelindungan konsumen.</p>
<p>Melalui inisiatif tersebut, BRI juga mendorong penguatan peran perguruan tinggi sebagai lingkungan strategis dalam membangun budaya transaksi keuangan yang aman. Edukasi sejak dini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang lebih sadar terhadap risiko digital, memahami hak sebagai konsumen, dan bijak dalam memanfaatkan layanan keuangan.</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/dukung-gerai-cerdas-peka-di-unair-2.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[BRI Dukung Edukasi Keamanan Transaksi Digital bagi Mahasiswa UNAIR]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[Ekonomi dan Bisnis]]></category></item><item>
                    <title><![CDATA[Laris Manis! 53 Produk Warga Binaan Rutan Surabaya Terjual di Bazar Hari Santri Sidoarjo]]></title>
                    <link>https://liputan77.com/news-91-laris-manis-53-produk-warga-binaan-rutan-surabaya-terjual-di-bazar-hari-santri-sidoarjo</link>
                    <guid isPermaLink="false">https://liputan77.com/news-91-laris-manis-53-produk-warga-binaan-rutan-surabaya-terjual-di-bazar-hari-santri-sidoarjo</guid>
                    <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 16:30:00 +0700</pubDate>
                    <description><![CDATA[LIPUTAN77. COM // SIDOARJO – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya turut berpartisipasi dalam kegiatan Semarak Hari Santri dan Bazar UMKM yang d]]></description>
                    <content:encoded><![CDATA[<p><strong style="font-size: 1.1rem;">LIPUTAN77. COM // SIDOARJO </strong><span style="font-size: 1.1rem;">&ndash; Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas I Surabaya turut berpartisipasi dalam kegiatan Semarak Hari Santri dan Bazar UMKM yang diselenggarakan Radar Sidoarjo di Parkir Timur GOR Sidoarjo, Minggu (25/10/2026).</span></p>
<p>Dalam kegiatan tersebut, Rutan Kelas I Surabaya menghadirkan sejumlah produk makanan olahan hasil karya Warga Binaan, mulai dari donat, roti gulung abon, bakpao hingga sambal. Keikutsertaan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan hasil pembinaan keterampilan sekaligus membuka peluang pemasaran produk kepada masyarakat luas.</p>
<p>Antusiasme pengunjung terhadap produk yang dipasarkan terbilang tinggi. Berbagai makanan olahan yang dipajang di stan Rutan menarik perhatian masyarakat dan mendapatkan respons positif. Sebanyak 53 produk berhasil terjual selama kegiatan berlangsung.</p>
<p>Tidak hanya diminati pengunjung, kualitas produk hasil pembinaan juga mendapatkan apresiasi dari sejumlah konsumen. Cita rasa dan tekstur donat, misalnya, dinilai enak serta mampu bersaing dengan produk sejenis yang tersedia di pusat perbelanjaan.</p>
<p>Menariknya, produk hasil karya Warga Binaan tersebut turut mendapat perhatian Ketua Komisi A DPRD Kabupaten Sidoarjo sekaligus Ketua DPC PKB Kabupaten Sidoarjo, Rizza Ali Faizin, yang hadir dan membeli produk yang dipasarkan.</p>
<p>Capaian tersebut menjadi gambaran bahwa produk hasil pembinaan di lingkungan pemasyarakatan memiliki potensi untuk diterima masyarakat, sekaligus memberikan kesempatan bagi Warga Binaan untuk menunjukkan kemampuan dan kreativitas melalui kegiatan produktif.</p>
<p>Kepala Subseksi Bimbingan Kegiatan Rutan Kelas I Surabaya, Imam Haidar Pratama, menyampaikan bahwa keikutsertaan dalam bazar UMKM merupakan kesempatan penting untuk memperkenalkan hasil pembinaan keterampilan Warga Binaan kepada masyarakat.</p>
<p>Menurutnya, produk yang dipasarkan merupakan hasil produksi Warga Binaan dengan pendampingan petugas. Melalui kegiatan tersebut, Warga Binaan tidak hanya memperoleh pengalaman dalam proses produksi, tetapi juga kesempatan mengenal pemasaran dan interaksi langsung dengan konsumen.</p>
<p>Pembinaan keterampilan tersebut diharapkan menjadi bekal bagi Warga Binaan agar memiliki kemampuan yang dapat dikembangkan setelah menjalani masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat.</p>
<p>Partisipasi dalam bazar juga menjadi ruang untuk membangun kepercayaan masyarakat terhadap produk hasil pembinaan pemasyarakatan. Dengan memperkenalkan produk secara langsung, masyarakat dapat melihat bahwa Warga Binaan memiliki potensi untuk menghasilkan karya yang bernilai ekonomi.</p>
<p>Keberhasilan menjual 53 produk dalam satu kegiatan menjadi salah satu capaian positif dalam pelaksanaan program pembinaan kemandirian. Meski demikian, keberlanjutan pembinaan dan pengembangan pemasaran tetap menjadi bagian penting agar keterampilan yang diperoleh dapat memberikan manfaat jangka panjang.</p>
<p>Melalui kegiatan Semarak Hari Santri dan Bazar UMKM ini, Rutan Kelas I Surabaya menunjukkan bahwa pembinaan tidak hanya berfokus pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga pada pengembangan keterampilan, kreativitas, dan kesiapan Warga Binaan untuk kembali berintegrasi dengan masyarakat.</p>
<p>Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan, sehingga produk hasil karya Warga Binaan semakin dikenal, memperoleh kepercayaan konsumen, serta membuka peluang usaha yang dapat menjadi bekal untuk menjalani kehidupan mandiri dan produktif setelah kembali ke masyarakat.</p>
<p>Red/Azz</p>]]></content:encoded>
                    <media:content url="https://liputan77.com/po-content/uploads/2026/10/1001204909.webp" medium="image">
                    <media:title type="html"><![CDATA[Laris Manis! 53 Produk Warga Binaan Rutan Surabaya Terjual di Bazar Hari Santri Sidoarjo]]></media:title></media:content>
                    <dc:creator><![CDATA[Redaksi]]></dc:creator><category><![CDATA[News]]></category></item></channel></rss>